Selamat Datang di "YAYASAN PELAYANAN DAN PEMBERDAYAAN ANAK YATIM DAN FAKIR MISKIN AL-FURQON" Sekretariat: JI. KS. Tubun III B / Gg, 0 No. 23 Slipi, Jakarta 11410 Telp. (021) 5327615, 5348649 email : yayasanalfurqon@yahoo.co.id website : www.yaf-slipi.org

Pengurus Yayasan Alfurqon

Dalam rangka kegiatan pemberian santunan Lebaran.

Peresmian Masjid Al-Furqon

Masjid Al-Furqon diresmikan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. DR. H.M. Din Syamsuddin, MA.

Pemberian bingkisan

Ketua Yayasan Al-Furqon Drs. H. Sri Rachmadi WS. memberikan bingkisan lebaran kepada anak yatim binaan YAF .

Anak yatim binaan Yayasan Al-Furqon Slipi

Pemberian bingkisan lebaran.

Masjid Al-Furqon Slipi Jakarta

Masjid Al-Furqon Slipi Jakarta.

pengurus Masjid Al-Furqon

Pengurus Masjid Al-Furqon Ketika Mengadakan Kegiatan pemberian Bingkisan lebaran tahun 2010

Khitanan Umum 2011

Pemain sinetron Islam KTP, Sampean Muslim, pemeran "Tebe" (Tubagus Indra) berkesempatan hadir untuk memberikan dukungan moril bagi para peserta khitan pada acara Khitanan Umum Yayasan Al-Furqon 1432 H/2011 M

Khitanan Umum 2010

Peserta Khitanan Umum Yayasan Al-Furqon 2011 beserta (dari kanan) Ketua Masjid Al-Furqon H.Syarief Hidayatullah, SE., Lurah Slipi Jahja Sunarja, S.Sos., Ketua Yayasan Al-Furqon Drs. H. Sri Rachmadi WS., Ketua Penyelenggara Khitanan Umum YAF 2011 M. Muslimin, S.Pd..

Jumat, 14 Juni 2013

KHITANAN UMUM YAYASAN AL-FURQON TAHUN 2013



PROPOSAL
KHITANAN UMUM UNTUK ANAK YATIM DAN ANAK FAKIR MISKIN
YAYASAN AL-FURQON TAHUN 2013


Bismillahirrahmannirrahim
I.              Pendahuluan

Telah dituangkan dalam cetak biru Program Yayasan Pelayanan dan Pemberdayaan Anak Yatim dan Fakir Miskin Al-Furqon (Yayasan Al-Furqon) agenda tetap tiap tahun untuk menyelenggarakan Khitanan Umum yang diperuntukkan bagi Anak-anak Yatim dan Anak-anak Fakir Miskin.
Dalam tahun 2013 ini bersamaan dengan datangnya liburan sekolah siswa TK dan SD dan SMP, kembali Yayasan Al-Furqon (YAF) Insya Allah akan menyelenggarakan Khitanan bagi Anak-anak Yatim dan Anak-anak Fakir Miskin. Mengingat berbagai pertimbangan yang aktual, maka target jumlah anak yang dikhitan ditetapkan sebanyak 28 anak.
Sebagaimana yang telah berlangsung setiap kali untuk kegiatan Khitanan Umum maupun untuk Pelayanan Kesehatan bagi para Klien YAF, maka Yayasan Al-Furqon berkolaborasi dengan Tim Dokter yang dipimpin oleh Ibu Prof. Dr. Hj. Qomariyah MS. AIFM. SKM. dari Universitas YARSI Jakarta.
Dengan Penyelenggaraan khitanan oleh Yayasan Al-Furqon ini diharapkan dapat meringankan sebagian beban para Orang tua Anak-anak Yatim dan Anak-anak Kaum Dhuafa yang sekaligus akan lebih meluaskan syiar agama Islam. Insya Allah.

II.           Rencana Kegiatan

1.      Waktu
Khitanan Umum ini Insya Allah akan diselenggarakan pada tanggal 30 Juni 2013 bertepatan pada tanggal 21 Sya’ban 1434 H di mulai pukul 08.00 WIB.
2.      Tempat :
Penyelenggaraan diadakan di Aula Masjid Al-Furqon, Jl. KS. Tubun III B / Gg. O No. 23 Slipi, Jakarta Barat.
3.      Peserta Khitan
Anak-anak Yatim dan Anak-anak Fakir Miskin diutamakan yang berdomisili di Kelurahan Slipi namun tidak menutup kemungkinan bagi mereka yang tinggal diluar Kelurahan Slipi asal memenuhi syarat yang ditentukan oleh YAF. Bagi anak-anak dengan kriteria lain yang ingin turut dikhitan, diharuskan orang tuanya memberikan kontribusi untuk biaya khitan.
4.      Pendaftaran
Setiap calon peserta khitan harus mengisi formulir yang disediakan oleh YAF dan dikembalikan ke sekretariat Tim Kerja paling lambat tanggal 15 Juni 2013. Para calon peserta yang telah mengisi dan mengembalikan formulir ke Sekretariat akan diberikan surat undangan untuk mengikuti khitanan. Bagi mereka yang tidak mengisi formulir pendaftaran, tidak dapat mengikuti khitan.
 5.      Pemeriksaan awal dan akhir
Beberapa hari sebelum pelaksanaan khitanan, para calon peserta khitan akan diperiksa kesehatannya oleh tim Dokter. Pemeriksaan kesehatan awal akan diadakan pada tanggal 27 Juni 2013 mulai pukul 15.00 WIB bertempat di Aula Masjid Al-Furqon. Setelah dikhitan, beberapa hari kemudian akan diadakan pemeriksaan kesehatan bagi anak-anak yang mengalami permasalahan seusai dikhitan. Waktu dan tempat pemeriksaan akan diberitahukan kemudian oleh YAF.
6.      Biaya
Seluruh peserta khitan (28 anak) yang sesuai dengan kriteria dan ketentuan dari YAF dibebaskan dari semua biaya (gratis). Bagi peserta diluar itu akan dikenakan biaya yang telah ditetapkan oleh YAF.
7.      Paket
Bagi peserta utama (28 anak) akan diberikan paket berisi :
7.1    Kain sarung
7.2    Baju koko
7.3    Peci
7.4    Uang kerokhiman
7.5    Alat-alat sekolah
7.6    Dan lain-lain
Selain itu mereka akan diberikan konsumsi dan obat-obatan yang dianggap perlu oleh Tim Dokter.

III.         Kebutuhan

Untuk menyelenggarakan khitanan ini, YAF akan membutuhkan  :
1.      Dana
2.      Materi (in-natura)
1.      Dana diperuntukkan untuk :
1.1   Biaya pemeriksaan kesehatan
1.2   Biaya khitan dan obat-obatan
1.3   Biaya pengadaan paket (termasuk uang saku bagi peserta khitan)
1.4   Biaya konsumsi
1.5   Biaya-biaya lain yang diperlukan
2.      Materi dalam bentuk in-natura yang harus disediakan :
2.1   Kain sarung, baju koko dan peci sebanyak 28 paket
2.2   Alat-alat sekolah
2.3   Obat-obatan
       Sebagian kebutuhan dana akan ditanggung oleh Kas Yayasan Al-Furqon dan sebagian lainnya akan dicarikan partisipasi dari Kaum Muslimin dan Muslimat serta pihak-pihak yang peduli lainnya. Bantuan dari Masyarakat dapat diwujudkan dalam bentuk dana (uang) atau materi apa saja jenisnya dan berapapun jumlahnya.
  
IV.         Harapan

       Untuk penyelenggaraan khitanan ini sekaligus untuk meluaskan syiar Islam, maka Yayasan Al-Furqon memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada segenap komponen Masyarakat terutama Kaum Muslimin dan Muslimat untuk berpartisipasi, memberikan amal jariyah baik dalam bentuk dana (uang), materi (in-natura), sumbang saran, tenaga dan lain-lainnya untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan program ini.
       Bagi Bapak/Ibu/Saudara/Lembaga yang ingin memberikan kontribusinya, silahkan menghubungi Tim Kerja Khitanan Umum YAF di Sekretariat YAF di Masjid Al-Furqon atau mentransfer ke Bank Mandiri Cab. RS Pelni Rek. 116-00-0303961-8  An. Mu’minah Qq Al-Furqon
          Amal jariyah anda, sumbangan anda dan kontribusi apapun dari anda akan sangat berharga. Bagi kami dan pastinya sangat meringankan beban para Klien YAF dan sudah pasti akan tercatat sebagai amal ibadah yang utama Anda dan semoga Allah SWT. melipat gandakan pahala balasannya. Amien.

Jakarta, 1 Juni 2013

Tim Kerja Khitanan Umum YAF

Ketua,

Achmadin

Senin, 21 Januari 2013

Bantuan Korban Bencana Banjir

BANTUAN KORBAN BENCANA BANJIR


Minggu, 20 Januari 2013 Yayasan Al-Furqon telah memberikan bantuan kepada korban bencana banjir di Kelurahan JatiPulo, kecamatan Palmerah, Jakarta Barat tepatnya di RT 016 RW 07. Bantuan tersebut berupa 12 buah alat pel karet dan 10 kantung plastik cairan pembersih lantai

Bantuan alat kebersihan tersebut dirasakan amat sesuai apa yang dibutuhkan oleh para korban bencana banjir disamping kebutuhan-kebutuhan yang lainnya yang sudah mereka terima selain bantuan dari Yayasan Al-Furqon.

Pemberian bantuan alat kebersihan dari Yayasan Al-Furqon tersebut diberikan langsung kepada para korban bencana banjir yang diwakili oleh Koordinator bantuan bencana banjir Yayasan Al-Furqon dan diterima secara simbolis oleh Bapak Agus Gunawan selaku Ketua RT 016 RW 07

“Pemberian bantuan berupa alat-alat kebersihan ini memang amat kami butuhkan saat ini selain kebutuhan yang lainnya, dengan ini kami sangat berterima kasih kepada Yayasan Al-Furqon yang telah memberikan bantuannya dan juga agar Yayasan Al-Furqon mengikut sertakan warganya didalam kegiatan-kegiatan yang ada agar lebih dapat dirasakan manfaat keberadaanya di wilayah ini ”. ujar Agus Gunawan.



Minggu, 14 Oktober 2012

Sambutan


 Drs. H. Sri Rachmadi WS.
Assalamu’alaikum wr. wb.
Sejatinya, kemiskinan menjadi induk dari permasalahan sosial (social problems) yang terjadi pada masyarakat perkotaan (urban) maupun pedesaan (rural). Fenomena ini bukan khas Indonesia saja, tetapi sudah mendunia terutama di negara-negara miskin dan di negara-negara yang sedang berkembang. Gambaran ini menjadi sangat nampak dalam realita kehidupan masyarakat di kota-kota besar Negara yang sedang berkembang seperti juga di Megapolitan Jakarta. Bertambahnya dengan pesat jumlah keluarga miskin, pengangguran, gelandangan dan pengemis, kriminalitas, anak-anak terlantar, anak jalanan, kenakalan remaja, penyalah gunaan narkoba, perdagangan manusia, prostitusi, lanjut usia miskin, kecacatan, tunawisma dll. Masalah sosial yang makin menggunung dengan pemecahannya yang tidak sepadan mengarah pada situasi dan kondisi yang makin mengkhawatirkan.
            Rentang waktu panjang dibutuhkan, selain mobilisasi seluruh potensi yang ada baik disektor pemerintah maupun masyarakat. Untuk menangani permasalahan sosial yang kronis ini agar terkendali bahkan dieleminir sehingga kwalitas hidup anggota masyarakat yang kurang beruntung itu dapat ditingkatkan.
            Indikasi timbulnya semangat untuk mengambil bagian secara aktif dalam proses pengentasan kemiskinan oleh masyarakat makin terlihat seiring dengan terjadinya proses reformasi di segala bidang yang terjadi di Indonesia yang dimulai pada tahun 1998 lalu.
            Rasa kesadaran dan tanggung jawab sosial masyarakat menjadi kunci pemecahan masalah sosial (problem solving) yang terjadi dalam masyarakat bersama peran yang dilakukan pemerintah. Organisasi-organisasi sosial, baik bersifat tradisional berlandaskan kearifan budaya lokal maupun yang dikelola secara professional tumbuh dan berkembang sebagai wujud tanggung jawab sosial masyarakat. Mereka tergerak oleh motivasi nilai-nilai agama, nilai-nilai kemanusiaan secara umum maupun perwujudan dari nilai-nilai Pancasila sebagai falsafah hidup berbangsa dan bernegara.
            Wacana itu pulalah yang mendorong didirikannya Yayasan Pelayanan dan Pemberdayaan Anak Yatim dan Fakir Miskin Al-Furqon (Yayasan Al-Furqon) pada tahun 2001 oleh sekelompok eksponen yang sadar dan peduli terhadap lingkungannya yang didalamnya masih banyak terjadi ketimpangan (disporitas social) yang berujung pada kehidupan yang kurang harmonis. Secara kasat mata dengan mudah dapat dijumpai penduduk yang hidup serba kekurangan (miskin), anak-anak yatim yang tidak terurus sehingga menghadapi hari depan yang kurang cerah, para lanjut usia yang hidupnya tidak tenang menghadapi hari-hari akhirnya.
            Semestinya, peran Yayasan Al-Furqon (YAF) sebagai penolong “yang lemah” sekaligus sebagai penyalur aspirasi warga peduli untuk berperan serta dalam mengatasi permasalahan sosial dilingkungan dapat lebih dikembangkan dan diberi kesempatan lebih luas untuk melaksanakan misinya. Manajemen yang baik dan transparansi dari Yayasan Al-Furqon yang dilandasi profesionalisme dan keikhlasan bekerja para pengurusnya menjadi ciri keberhasilan dan semakin berkembangnya aktivitas yayasan. Dengan demikian visi yang telah digariskan oleh yayasan bukan sebuah impian besar atau sebuah utopia tetapi akan dapat diwujudkan. Insya Allah.
Dari SLIPI (SeLalu Ingat Pada Illahi) sebagai domisili dari YAF, kami ingin merangkul dan menggalang semua sumber dan potensi  yang peduli untuk menolong warga masyarakat yang kurang beruntung itu agar mereka mampu menolong dirinya sendiri dalam menciptakan hari depan yang lebih cerah. Diharapkan nantinya mereka dapat berperan aktif dalam mewujudkan kondisi masyarakat yang lebih sejahtera, adil bermartabat dan memperoleh Ridho Allah SWT sebagaimana dalam firman-Nya “Sesungguhnya orang-orang mukmin yang sebenarnya adalah mereka yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwanya di jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar“ (QS. Al – Hujurat : 15).
Wassalamu’alaikum wr. wb